PROFIL KALURAHAN WONOKERTO
- Sejarah Kalurahan Wonokerto
Wonokerto merupakan sebuah kalurahan yang terletak di Kapanewon Turi. Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada mulanya Kalurahan Wonokerto mempunyai nama Desa Wonokerto. Karena ada perubahan nomenklatur pada Undang-Undang Keistimewaan maka dari Desa diubah menjadi Kalurahan.
Pada mulanya Desa Wonokerto merupakan wilayah yang terdiri dari 4 (empat) kalurahan yakni Kalurahan Garongan, Kalurahan Ledoklempong, Kalurahan Tunggularum, dan Kalurahan Dadapan. Berdasarkan maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diterbitkan tahun 1946 mengenai Pemerintah Kalurahan, maka Kalurahan-Kalurahan tersebut kemudian digabung menjadi satu Desa otonom dengan nama Desa Wonokerto. Wonokerto kemudian secara resmi ditetapkan berdasarkan Maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 tahun 1948 tentang Perubahan Daerah-Daerah Kalurahan.
Desa Wonokerto berdiri pada tahu 1947 yang merupakan pengabungan dari 4 Kalurahan yaitu, Kalurahan Tunggularum, Kalurahan Ledok Lempong dan Kalurahan Dadapan . Sejarah Desa Wonokerto dibagai menjadi 5 kategori :
- Tahun 1947 – 1954
Pada tahun tersebut dipimpin ole7h Bapak Niti Pawiro pusat pemerintaan desa berada di Padukuhan Dadapan menempati Rumah Bapak Lurah Niti Pawiro . Pada masa tersebut pembangunan desa belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya karena terbatasnya dana dan situasi masih dalam gejolak kemananan.
- Tahun 1954-1961
Pada waktu itu Desa Wonokerto dipimpin oleh Wiro Sudarmo, Kantor pemerintahan desa berada di Padukuhan Sangurejo. Pada masa tersebut telah dirintis pembangunan jalan, jembatan saluran air dan Pembuatan Lapangan Punthuk
- Tahun 1962-1996
Pada masa tersebut Desa Wonokerto dipimpin oleh Bapak Sastro Diharjo, Kantor Kepala Desa Wonokerto masih di Rumah Bapak Lurah Desa yaitu di Nganggrung Lor Wonokerto Turi Sleman
Hasil-hasil Pembangunan
- Pembangunan Saluan air Beddhog Krasak, Sempu Baru, Sempu I dan Pandan Arum
- Pembangunan jalan Tembus Imorejo – Kiringan
- Pembangunan jalan Sempu- Kaliurang
- Pembangunan jalan Nganggrung – Garongan
- Pembangunan SD Banyuurip I dan II, SD Ngangrung I dan II, SD Muh Balerante,
- Pembangunan Gedung Kantor Desa dan Barak pengungsian
- Pembangunan Puskesmas pembantu
Mulai tahun 1968 Kantor Desa Wonokerto pindah di Imorejo.
- 1996 – 2004
Kepala Desa Dijabat Oleh Bapak Suhartono.
Hasil-hasil pembangunan
- Rehab Pasar Desa
- Pembangunan Kios Desa
- Pembangunan Pasar Ikan
- 2005 -2015
Kepala Desa Dipimpin oleh Bapak Kasidi.
Hasil-hasil pembangunan
- Pembangunan Gedung Kantor Desa
- Pembuatan Pendopo
- 2015-2021
Lurah dipimpin oleh Bapak Tomon Haryo Wirosobo, S.Sos
Hasil-hasil pembangunan
- Pembangunan Barak (Barat Kantor Kapanewon)
- Pembukaan jalan eks relban (Garongan, Projayan)
- Pembangunan Kantor Barat Kalurahan Wonokerto
- Pembangunan Gapura Selamat Datang Kalurahan Wonokerto
- Pembuatan dokumen pembangunan Pengembangan Pariwisata se-Kalurahan Wonokerto
- 2021-2027
Lurah saat ini dipimpin oleh Bapak Riyanto Sulistyo Budi, S.E. periode 2021-2027.
Desa Wonokerto terletak di kaki Gunung Merapi dengan jarak sekitar dari puncak 10-11 km dari puncak. Luas wilayah desa mencapai 15.58 ha, dengan batas wilayah sebelah utara Desa Girikerto, sebelah selatan Desa Donokerto, sebelah barat Kabupaten Magelang dan sebelah timur Desa Girikerto. Dengan jumlah dukuh 13 dukuh, jumlah RT 64 RT dan 29 RW. Kondisi geografis Desa Wonokerto dengan ketinggian 398-976 mdpl, curah hujan 3.908 mm, suhu rata-rata 24-28 derajat celcius dan sebagian besar wilayahnya termasuk dataran tinggi. Sehingga memiliki potensi yang sangat bagus apabila dijadikan sebagai Desa Wisata.
Kalurahan Wonokerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman berada pada sisi utara dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan lereng barat daya dari Gunung Merapi. Desa Wonokerto terdiri dari 13 Pedukuhan sebagai berikut :
- Tunggularum
- Gondoarum
- Sempu
- Banjarsari
- Manggungsari
- Imorejo
- Jambusari
- Dukuhsari
- Kembang
- Pojok
- Sangurejo
- Becici
- Dadapan
- Batas Wilayah :
- Sebelah Utara: Kalurahan Girikerto Kecamatan Turi, Taman Nasional Gunung Merapi
- Sebelah Timur : Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi
- Sebelah Selatan: Kalurahan Donokerto, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel
- Sebelah Barat : Desa Kaliurang, Desa Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
- Kondisi Geografis
- Ketinggian tanah dari permukaan laut : 600 mdpl
- Banyaknya curah hujan : 3.908 mm/th
- Topografi (dataran rendah, tinggi, pantai) : tinggi
- Suhu udara rata-rata : 27 ° C
- Orbitasi (jarak dari pusat Pemerintahan Desa/Kalurahan)
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 3 km.
- Jarak dari Ibukota Kabupaten : 10 km
- Jarak dari Ibukota Propinsi : 22 km
- Jarak dari Ibukota Negara : –
- Luas Wilayah :002,900 Ha
F. Keadaan Demografi
1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
|
No. |
Keterangan |
Jumlah Jiwa |
|
1. |
Laki-laki |
5.061 |
|
2. |
Perempuan |
5.040 |
|
Jumlah |
10.101 |
|
Sumber: Profil Desa Wonokerto 2021 bulan Desember
Berdasarkan Tabel di atas Dapat diketahui bahwa masyarakat Kalurahan Wonokerto yang jumlah penduduknya 10.101 jiwa.
- Jumlah Kepala Keluarga
Jumlah kepala keluarga (kk) di Kalurahan Wonokerto adalah 3.083 KK. Melihat dari jumlah penduduk berdasarkan kepala keluarga (kk), maka dapat di ketauhi jumlah anggota keluarga, dengan penjelasan perhitungan berikut:
Jumlah pendudukx jiwa/kk
Jumlah anggota keluarga =
Jumlah ( kK) 10.101
=
3.083 kk
= 3,2 jiwa/ kk
Jadi dari perhitungan jumlah anggota keluarga di atas dapat diketahui bahwa dalam setiap keluarga di Kalurahan Wonokerto rata-rata memiliki 3 jiwa dalam setiap keluarga.
